Suratku Untuk Aba

Standard

Aku Mencintai Anakmu, Wahai Bapak

Assalamualaiku Wr. Wb.
Teruntukmu wahai Bapak yang dirahmati Allah
Bapak yg telah mendidik puterinya dengan penuh kelembutan
Bapak dengan sebuah gurat kewibawaan keluarga
Bapak yang telah menjadi seorang imam untuk wanita yang kucintai

Perkenalkan, aku adalah lelaki itu
Seorang lelaki asing yang mencintai puterimu
Bapak, aku adalah pria serba biasa
Aku bukan keturunan seoarang ningrat
Aku juga bukanlah pria yang bergelimang harta
Dan aku buka pria yang berkedudukan tinggi di puncak
Takhta
Yang aku miliki hanyalah Allah dan Rasul-Nya

Aku bukanlah Yusuf dengan segala keelokan dan ketampanannya
Aku juga bukan Sulaiman yang bergelimang harta dan kuasa
Aku juga tidak setangguh Umar dalam membela panji agama
Maafkanlah atas segala kelancanganku untuk meminta puterimu malam ini
Aku sadar betul, ini merupakan keputusa besar untukmu…
ini adalah sebuah perjudian yang penuh resiko dalam hidupmu
Untuk merestui puterimu bersanding denganku

Wahai Bapak,
Dengan segala keterbatasan yang aku miliki
Percayalah pada niat suciku
Niatku untuk menjadi imam terbaik puterimu
Niatku untuk memuliakan puterimu menjadi seorang wanita sesungguhnya
Niatku untuk membuat cemburu bidadari surga kepada
puterimu
Niatku tuk memberikan teladan yang baik untu anak anaknya yang lahir dari rahimnya
Cucumu kelak wahai bapak
Dan niat untuk menyempurnakan agamanya, agama kita

Aku adalah pria yang berusaha memantaskan diri
untuk puterimu
Pria yang selalu berdoa dan bekerja untuk memberinya rezeki yang halal dan berkah
Pria yang dengan cintanya akan memenuhi nafkah untunya

Wahai bapak dengan segala kelembutan hati,
Aku takan merebut puterimu dari sisimu
Sebagai imam, aku akan membimbingnya untuk selalu berbakti padamu juga ibunya
karena engkau adalah pria nomor satu dalam hidupnya
Dan engkau imam sekaligus Walinya

Wahai bapak,
Aku memohon padamu tuk bersedia menjadi guruku
Seorang guru kehidupan sekaligus seorang teladan
Aku membutuhkan bimbinganmu untuk memenuhi janjiku
Janji untuk bahagiakan puterimu
Ajari aku tentang kesabaran
Ajari aku tentang kelembutan
Karena aku yakin engkaulah sosok yang paling menguasainya
Dan aku akan menjadi murid yang paling beruntung di dunia

Wahai bapak,
Izinkan aku menjadi seorang shabat barumu
Shabat yang senantiasa berbagi cerita dan merindukan nasihat
Izinkan aku menjadi rivalmu
Rival yang senantiasa berpacu untuk memberikan yang terbaik
untuk puterimua
Izinkan aku menjadi anakmu
Anak yang akan berbakti dan mengabdi padamu
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Ini baru Seorang lelaki yang berani bukan🙂 hehehe,,,
karya mas zaki ini mantaplah…

About nanangsuwarna

"Nomads tip banda" what to look for when you leave home? maybe if the question was addressed to me, I would answer "to find identifiable" style .. hehehe ... I am a true nomads who are determined to find something that I know and have never had, ya .. did a lot of grief when we stay away from parents, younger brother, elder brother, and who all love the same handaytolan we are usually able to mingle now no longer ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s